8 Muharram 1446 H | Senin, 15 Juli 2024
×
Pengusaha Transportasi Sudah Tak Peduli Lagi UU Lalu Lintas 
Tak Ada Toleransi Lagi, Petugas Akan Kandangkan Kendaraan Pelanggar 
daerah | Rabu, 29 Mei 2024 | 14:59:54 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Yuki Chandra
Kendaraan ODOL memadati jalanan di Kota Pekanbaru

PEKANBARU - Perilaku masyarakat di Kota Pekanbaru, yang tak peduli lagi dengan aturan UU Lalu Lintas, sudah tak bisa ditolerir lagi.

Hal ini diungkapkan Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru - Khairunnas disela-sela Operasi Gabungan Gakkum ODOL, Rabu (29/05/2024).

"Pelanggaran masyarakat, terutama pengguna jalan raya sudah keterlaluan, aturan main UU Lalu Lintas sudah tak dianggap," katanya.

Khairunnas menegaskan pihaknya sudah tak bisa lagi mentolerir pelanggaran demi pelanggaran yang terjadi.

"Hari ini ada 50 kendaraan yang telah kami periksa kelengkapannya, ternyata seluruhnya melakukan pelanggaran," ungkapnya.

Dijelaskan Khairunnnas,satu-satunya rencana yang akan dilakukan jajarannya dalah mengkandangkan kendaraan para pelanggar tersebut.

"Operasi gabungan ini akan terus berlanjut dalam beberapa Waktu ke depan, kendaraan yang terbukti melanggar akan kami kandangkan," tegas Khairunnas.

Bagi Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, hal ini sangat beralasan, mengingat kehadiran kendaraan ODOL tersebut diduga jadi pemicu kerusakan jalan di dalam kota.

"Dalam hal ini kami akan terus mengajak pihak terkait untuk bersama-sama memberikan penyadaran kepada masyarakat," katanya.01

Index
NasDem Usung H Bistamam - Jhony Charles Bertarung di Rokan Hilir 
Wisatawan Tujuan Siak Semakin Bijak Dalam Memilih Bus Pariwisata
52 Kendaraan Pelanggar ODOL Diberi Sanksi, Satu Travel Ilegal Diamankan
Kaget Sekaligus Kagumi Hasil Kerajinan Tangan Penghuni Panti
Menjadi Calon Paskibraka Terpilih Tingkat Pusat, Juara Tilawah MTQ TNI AU Ini Sujud Syukur
Terancam Merugi Pengusaha Ekspedisi Sembako Berharap Tambahan Kapal Roro
Dua Unit Bus Para Wisatawan Tradisi Bakar Tongkang Tak Laik Jalan
89 Tilang Dilayangkan Dalam Kolaborasi BPTD Riau dan Polres Kampar
20 Juli 2024, Mubes Perdana Kerukunan Keluarga Sumatera Barat
Ambil Formulir Pendaftaran, DHL Siap Pimpin AFP Riau 
Snow Snow
Snow Snow


daerah
Wisatawan Tujuan Siak Semakin Bijak Dalam Memilih Bus Pariwisata
52 Kendaraan Pelanggar ODOL Diberi Sanksi, Satu Travel Ilegal Diamankan
Kaget Sekaligus Kagumi Hasil Kerajinan Tangan Penghuni Panti
89 Tilang Dilayangkan Dalam Kolaborasi BPTD Riau dan Polres Kampar
Index
Mau Sewa Bus Pariwisata? Ini Kata Kepala BPTD Kelas II Riau!
Agar Bus Pariwisata Utamakan Keselamatan, Akan Dilakukan Pemeriksaan Tiap Minggu
Tak Ada Toleransi Lagi, Petugas Akan Kandangkan Kendaraan Pelanggar 
Mulai 1 Juni 2024 Bandara SSK II Layani Penerbangan Baru Super Air Jet Tujuan Medan
Alhamdulillah! Akhirnya Mendikbudristek Batalkan Kenaikan UKT
Waspadalah! Banyak Bus Pariwisata Tak Berizin Beroperasi di Riau
SSK II Layani 3.372 Jamaah Calon Haji Dalam 23 Penerbangan
PT KPI Unit Dumai Gelar Priority Bin Goes to School di SMKN 5 Dumai
Temukan Bus Pariwisata Tak Berizin Membawa Wisatawan, BPTD Kelas II Riau Tegur Pemilik Kendaraan
Kilang Pertamina Dumai Dorong Transformasi Pemanfaatan Gambut Go Global
Politik
NasDem Usung H Bistamam - Jhony Charles Bertarung di Rokan Hilir 
Final! Untuk Pilwako Pekanbaru, Partai Golkar Mantap Usung Rahmansyah
Usung Program Pekanbaru Menuju Metropolitan, Kordias Mendaftar di Empat Partai
Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah, DPW PKB Riau Terbuka Bagi Siapa Saja
Snow Snow
Snow Snow


ekonomi
Mulai 1 Juni 2024 Bandara SSK II Layani Penerbangan Baru Super Air Jet Tujuan Medan
SSK II Layani 3.372 Jamaah Calon Haji Dalam 23 Penerbangan
PT KPI Unit Dumai Gelar Priority Bin Goes to School di SMKN 5 Dumai
Kilang Pertamina Dumai Dorong Transformasi Pemanfaatan Gambut Go Global
Hukum
Hari ini Sidang Perdana Praperadilan Eddy Hiariej Melawan KPK Digelar, Namun KPK Dipastikan Absen
Lima Perwira Polisi Yang Turut Terjerat di Kasus Ferdy Sambo Kembali Ditugaskan Kapolri, Berikut Daftarnya
Polri Akui 'Kebanjiran' Laporan Aduan Fitnah Jelang Pemilu 2024
Kapolri Lakukan Mutasi Besar-besaran Mulai Dari Jabatan Kapolda Hingga Promosi 4 Polwan
Nasional
Menjadi Calon Paskibraka Terpilih Tingkat Pusat, Juara Tilawah MTQ TNI AU Ini Sujud Syukur
Terancam Merugi Pengusaha Ekspedisi Sembako Berharap Tambahan Kapal Roro
Dua Unit Bus Para Wisatawan Tradisi Bakar Tongkang Tak Laik Jalan
Agar Bus Pariwisata Utamakan Keselamatan, Akan Dilakukan Pemeriksaan Tiap Minggu

internasional
 16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata

Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB
Desak PBB, UNICEF Tegaskan Jalur Gaza Adalah Tempat Paling Berbahaya di Dunia Bagi Anak-anak
olahraga
Ambil Formulir Pendaftaran, DHL Siap Pimpin AFP Riau 
757 Kepri Jaya Pastikan Diri Lolos Babak 16 Besar Bersama 11 Klub
Lolos ke Babak 32 Besar, Pelatih 757 Kepri Jaya Evaluasi Anak Asuhnya
Soal VAR, Bukan Bermaksud Menggugat...
Soal VAR, Bukan Bermaksud Menggugat...
Rabu, 1 Mei 2024 | 18:53:47 WIB

Popular
News Popular
Politik
Ekonomi
Hukum
Nasional
Daerah
Pengusaha Transportasi Sudah Tak Peduli Lagi UU Lalu Lintas 
Tak Ada Toleransi Lagi, Petugas Akan Kandangkan Kendaraan Pelanggar 
daerah | Rabu, 29 Mei 2024 | 14:59:54 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Yuki Chandra
Kendaraan ODOL memadati jalanan di Kota Pekanbaru

PEKANBARU - Perilaku masyarakat di Kota Pekanbaru, yang tak peduli lagi dengan aturan UU Lalu Lintas, sudah tak bisa ditolerir lagi.

Hal ini diungkapkan Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru - Khairunnas disela-sela Operasi Gabungan Gakkum ODOL, Rabu (29/05/2024).

"Pelanggaran masyarakat, terutama pengguna jalan raya sudah keterlaluan, aturan main UU Lalu Lintas sudah tak dianggap," katanya.

Khairunnas menegaskan pihaknya sudah tak bisa lagi mentolerir pelanggaran demi pelanggaran yang terjadi.

"Hari ini ada 50 kendaraan yang telah kami periksa kelengkapannya, ternyata seluruhnya melakukan pelanggaran," ungkapnya.

Dijelaskan Khairunnnas,satu-satunya rencana yang akan dilakukan jajarannya dalah mengkandangkan kendaraan para pelanggar tersebut.

"Operasi gabungan ini akan terus berlanjut dalam beberapa Waktu ke depan, kendaraan yang terbukti melanggar akan kami kandangkan," tegas Khairunnas.

Bagi Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, hal ini sangat beralasan, mengingat kehadiran kendaraan ODOL tersebut diduga jadi pemicu kerusakan jalan di dalam kota.

"Dalam hal ini kami akan terus mengajak pihak terkait untuk bersama-sama memberikan penyadaran kepada masyarakat," katanya.01

TERKINI

Partai NasDem memberikan kejutan, tepat hari ini 9 Juli 2024, DPP Partai NasDem melalui Bapilu.

Selasa, 9 Juli 2024 | 14:30:33 WIB
Jajaran BPTD Kelas II Riau terus memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait bus.
Senin, 8 Juli 2024 | 12:57:40 WIB
Petugas gabungan memberi sanksi kepada 52 kendaraan yang diduga ODOL, dalam Operasi Penegakan Hukum.
Jumat, 5 Juli 2024 | 07:48:55 WIB

Mendapat kejutan berupa kerajinan tangan karya penghuni Panti Tresna Werdha, rombongan Dharma.

Kamis, 27 Juni 2024 | 15:45:11 WIB

Siswa Kelas XI MAN 2 Model Pekanbaru ini bernama lengkap Muhammad Radoslaw Larre Prawiro,.

Rabu, 26 Juni 2024 | 20:55:26 WIB