9 Zulhijjah 1445 H | Minggu, 16 Juni 2024
×
Mau Sewa Bus Pariwisata? Ini Kata Kepala BPTD Kelas II Riau!
daerah | Senin, 3 Juni 2024 | 16:41:35 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Yuki Chandra

PEKANBARU - Dalam sebulan terakhir, musibah kecelakaan lalu lintas dengan melibatkan bus pariwisata seakan tak kunjung berhenti, puluhan nyawa pun telah melayang.

Kepala BPTD Kelas II Riau Avi Mukti Amin, mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam memilih bus pariwisata untuk disewa.

"Ada dua cara yang harus dilakukan calon penyewa bus pariwisata, pertama datang langsung ke pool bus yang ingin disewa, kedua cek melalui aplikasi," kata Avi Mukti.

Dijelaskan Avi, kedua cara tersebut dapat dilakukan secara berurutan, untuk memastikan legalitas kendaraan yang akan disewa.

"Jika Bapak atau Ibu datang ke pool Bus Pariwisata, tanyakan kelengkapan administrasi bus yang akan disewa, yakni Kartu Pengawasan (KP) dan Bukti Lulus Uji Elektronik (BLU-e)," jelasnya.

Setiap bus pariwisata yang resmi, dipastikan memiliki Kartu Pengawasan. Lalu untuk kelaikan bus, harus dibuktikan dengan BLU-e.

"Jika pengusaha busa tak bisa menunjukkan kedua hal tersebut, kami sarankan masyarakat untuk tidak menyewanya," ujar Avi menganjurkan.

Lalu, cara kedua dapat dilakukan pengecekan melalui website SPIONAM, dan aplikasi MitraDarat yang dapat diunggah melalui Play Store.

Dijelaskan Kepala BPTD Kelas II Riau, calon penyewa bus dapat mengecek legalitas perusahaan PO Bus dengan mengunjungi https://mitradarat.dephub.go.id/ untuk aspek teknis berupa izin angkutan dan masa berlaku uji berkala, juga dapat mengecek melalui https://spionam.dephub.go.id/

Langkah pengecekan pada website https://spionam.dephub.go.id/
1. Kunjungi laman http://spionam.dephub.go.id/
2. Pilih menu Cek Perusahaan
3. Masukkan nama perusahaan
4. Klik cari. Bila terdaftar maka akan muncul nama perusahaannya.
5. Pilih lokasi cabang dari PO Bus yang akan ditumpangi, lalu klik pada kolom "Aksi" kotak berwarna biru.
6. Kemudian akan ada tampilan lengkap unit armada bus yang digunakan, termasuk masa berlaku uji kir dan kartu pengawasan (KPS).

Untuk mengecek unit bus yang akan kita tumpangi bisa melakukan cara sebagai berikut:
1. Kunjungi situs http://spionam.dephub.go.id/
2. Pilih menu Cek Kendaraan
3. Masukkan nomor polisi (nopol) atau pelat nomor bus
4. Klik cari. Bila terdaftar maka akan muncul riwayat dari bus tersebut.

Apabila hasil nomor polisi kendaraan ataupun nama PO tidak ditemukan, kendaraan tersebut belum uji berkala, tidak memiliki izin, atau belum terdaftar.

"Kami menyarankan masyarakat tetap menggunakan bus yang sudah terdaftar dan memiliki aspek legalitas," pungkas Avi.***

Index
89 Tilang Dilayangkan Dalam Kolaborasi BPTD Riau dan Polres Kampar
20 Juli 2024, Mubes Perdana Kerukunan Keluarga Sumatera Barat
Ambil Formulir Pendaftaran, DHL Siap Pimpin AFP Riau 
Mau Sewa Bus Pariwisata? Ini Kata Kepala BPTD Kelas II Riau!
Agar Bus Pariwisata Utamakan Keselamatan, Akan Dilakukan Pemeriksaan Tiap Minggu
Tak Ada Toleransi Lagi, Petugas Akan Kandangkan Kendaraan Pelanggar 
Mulai 1 Juni 2024 Bandara SSK II Layani Penerbangan Baru Super Air Jet Tujuan Medan
Alhamdulillah! Akhirnya Mendikbudristek Batalkan Kenaikan UKT
Waspadalah! Banyak Bus Pariwisata Tak Berizin Beroperasi di Riau
SSK II Layani 3.372 Jamaah Calon Haji Dalam 23 Penerbangan
Snow Snow
Snow Snow


daerah
89 Tilang Dilayangkan Dalam Kolaborasi BPTD Riau dan Polres Kampar
20 Juli 2024, Mubes Perdana Kerukunan Keluarga Sumatera Barat
Mau Sewa Bus Pariwisata? Ini Kata Kepala BPTD Kelas II Riau!
Tak Ada Toleransi Lagi, Petugas Akan Kandangkan Kendaraan Pelanggar 
Index
PT KPI Unit Dumai Gelar Priority Bin Goes to School di SMKN 5 Dumai
Temukan Bus Pariwisata Tak Berizin Membawa Wisatawan, BPTD Kelas II Riau Tegur Pemilik Kendaraan
Kilang Pertamina Dumai Dorong Transformasi Pemanfaatan Gambut Go Global
Memprihatinkan, Bus Wisata Tak Laik Jalan Masuki Obyek Wisata di Kampar
Setiap Hari 2.500 Liter Dexlite Dipasok Untuk Operasional Alat Berat
Masalah Kesehatan Mental Pekerja KPI Dumai Jadi Fokus Perhatian VP Pertamina
Sukses Kilang Pertamina Dumai Lampaui Target Hingga 106.10%
Ratusan Masyarakat Dumai Ikuti Pelatihan Sembelih Halal Di Masjid Al-Muhajirin
BPTD Kelas II Riau Temukan Delapan Bus Pariwisata Tak Berizin di Kampar
374 Kantong Darah Pendonor Dari PT KPI Unit Dumai dan Sungai Pakning 
Politik
Final! Untuk Pilwako Pekanbaru, Partai Golkar Mantap Usung Rahmansyah
Usung Program Pekanbaru Menuju Metropolitan, Kordias Mendaftar di Empat Partai
Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah, DPW PKB Riau Terbuka Bagi Siapa Saja
Hari Keempat Rapat Pleno, KPU Kampar Tuntaskan 3 PPK dan Selesai 18 Kecamatan
Snow Snow
Snow Snow


ekonomi
Mulai 1 Juni 2024 Bandara SSK II Layani Penerbangan Baru Super Air Jet Tujuan Medan
SSK II Layani 3.372 Jamaah Calon Haji Dalam 23 Penerbangan
PT KPI Unit Dumai Gelar Priority Bin Goes to School di SMKN 5 Dumai
Kilang Pertamina Dumai Dorong Transformasi Pemanfaatan Gambut Go Global
Hukum
Hari ini Sidang Perdana Praperadilan Eddy Hiariej Melawan KPK Digelar, Namun KPK Dipastikan Absen
Lima Perwira Polisi Yang Turut Terjerat di Kasus Ferdy Sambo Kembali Ditugaskan Kapolri, Berikut Daftarnya
Polri Akui 'Kebanjiran' Laporan Aduan Fitnah Jelang Pemilu 2024
Kapolri Lakukan Mutasi Besar-besaran Mulai Dari Jabatan Kapolda Hingga Promosi 4 Polwan
Nasional
Agar Bus Pariwisata Utamakan Keselamatan, Akan Dilakukan Pemeriksaan Tiap Minggu
Alhamdulillah! Akhirnya Mendikbudristek Batalkan Kenaikan UKT
Simak 11 Profil Panelis Debat Perdana Capres-Cawapres Pilpres 2024 oleh KPU RI
KPU Pastikan Paslon Capres-Cawapres Saling Respon dan Mendebat Pernyataan

internasional
 16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata

Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB
Desak PBB, UNICEF Tegaskan Jalur Gaza Adalah Tempat Paling Berbahaya di Dunia Bagi Anak-anak
olahraga
Ambil Formulir Pendaftaran, DHL Siap Pimpin AFP Riau 
757 Kepri Jaya Pastikan Diri Lolos Babak 16 Besar Bersama 11 Klub
Lolos ke Babak 32 Besar, Pelatih 757 Kepri Jaya Evaluasi Anak Asuhnya
Soal VAR, Bukan Bermaksud Menggugat...
Soal VAR, Bukan Bermaksud Menggugat...
Rabu, 1 Mei 2024 | 18:53:47 WIB

Popular
News Popular
Politik
Ekonomi
Hukum
Nasional
Daerah
Mau Sewa Bus Pariwisata? Ini Kata Kepala BPTD Kelas II Riau!
daerah | Senin, 3 Juni 2024 | 16:41:35 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Yuki Chandra

PEKANBARU - Dalam sebulan terakhir, musibah kecelakaan lalu lintas dengan melibatkan bus pariwisata seakan tak kunjung berhenti, puluhan nyawa pun telah melayang.

Kepala BPTD Kelas II Riau Avi Mukti Amin, mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam memilih bus pariwisata untuk disewa.

"Ada dua cara yang harus dilakukan calon penyewa bus pariwisata, pertama datang langsung ke pool bus yang ingin disewa, kedua cek melalui aplikasi," kata Avi Mukti.

Dijelaskan Avi, kedua cara tersebut dapat dilakukan secara berurutan, untuk memastikan legalitas kendaraan yang akan disewa.

"Jika Bapak atau Ibu datang ke pool Bus Pariwisata, tanyakan kelengkapan administrasi bus yang akan disewa, yakni Kartu Pengawasan (KP) dan Bukti Lulus Uji Elektronik (BLU-e)," jelasnya.

Setiap bus pariwisata yang resmi, dipastikan memiliki Kartu Pengawasan. Lalu untuk kelaikan bus, harus dibuktikan dengan BLU-e.

"Jika pengusaha busa tak bisa menunjukkan kedua hal tersebut, kami sarankan masyarakat untuk tidak menyewanya," ujar Avi menganjurkan.

Lalu, cara kedua dapat dilakukan pengecekan melalui website SPIONAM, dan aplikasi MitraDarat yang dapat diunggah melalui Play Store.

Dijelaskan Kepala BPTD Kelas II Riau, calon penyewa bus dapat mengecek legalitas perusahaan PO Bus dengan mengunjungi https://mitradarat.dephub.go.id/ untuk aspek teknis berupa izin angkutan dan masa berlaku uji berkala, juga dapat mengecek melalui https://spionam.dephub.go.id/

Langkah pengecekan pada website https://spionam.dephub.go.id/
1. Kunjungi laman http://spionam.dephub.go.id/
2. Pilih menu Cek Perusahaan
3. Masukkan nama perusahaan
4. Klik cari. Bila terdaftar maka akan muncul nama perusahaannya.
5. Pilih lokasi cabang dari PO Bus yang akan ditumpangi, lalu klik pada kolom "Aksi" kotak berwarna biru.
6. Kemudian akan ada tampilan lengkap unit armada bus yang digunakan, termasuk masa berlaku uji kir dan kartu pengawasan (KPS).

Untuk mengecek unit bus yang akan kita tumpangi bisa melakukan cara sebagai berikut:
1. Kunjungi situs http://spionam.dephub.go.id/
2. Pilih menu Cek Kendaraan
3. Masukkan nomor polisi (nopol) atau pelat nomor bus
4. Klik cari. Bila terdaftar maka akan muncul riwayat dari bus tersebut.

Apabila hasil nomor polisi kendaraan ataupun nama PO tidak ditemukan, kendaraan tersebut belum uji berkala, tidak memiliki izin, atau belum terdaftar.

"Kami menyarankan masyarakat tetap menggunakan bus yang sudah terdaftar dan memiliki aspek legalitas," pungkas Avi.***

TERKINI

Total 89 tilang dilayangkan jajaran BPTD Kelas II Riau berkolaborasi dengan Sat Lantas Polres.

Senin, 10 Juni 2024 | 13:28:50 WIB

Setelah mempertimbangkan baberapa hal substansial, akhirnya Musyawarah Besar  (Mubes).

Senin, 10 Juni 2024 | 06:00:00 WIB
.
Kamis, 6 Juni 2024 | 14:16:48 WIB

Dalam sebulan terakhir, musibah kecelakaan lalu lintas dengan melibatkan bus pariwisata seakan.

Senin, 3 Juni 2024 | 16:41:35 WIB
Guna menertibkan operasional angkutan pariwisata agar mengedepankan aspek keselamatan, Kementerian.
Senin, 3 Juni 2024 | 15:15:17 WIB