24 Syawwal 1447 H | Minggu, 12 April 2026
×
Diduga Melibatkan Pimpinan BRI RO Pekanbaru Karena Jumlah Yang Fantastis
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan
hukum | Selasa, 24 Februari 2026 | 11:43:44 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Yuki Chandra

PEKANBARU - Diduga mengejar target realisasi kredit usaha rakyat, BRI Cabang Taluk Kuantan melalui Unit Cerenti kucurkan kredit kepada 42 orang nasabah dengan nilai total sebesar Rp.4,2miliar.

Namun, capaian ini ditenggarai melanggar prosedur penyaluran kredit, yang seharusnya ditransfer ke rekening nasabah, justru dibawa langsung pegawai BRI dalam bentuk tunai, lalu didistribusikan ke tangan nasabah.

Hal inilah yang membuat sebagian besar dari 42 orang menolak menerima uang tunai tersebut, karena jumlah yang diserahkan tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya mereka terima.

Ada beberapa kejanggalan dalam laporan para nasabah BRI yang diterima Dewan Pimpinan Pusat Forum Pembela Hak-Hak Masyarakat Tempatan (FBHMT, red) Provinsi Riau.

"Pertama pihak Bank BRI Taluk Kuantan berani mengucurkan kredit dengan agunan berupa Surat Hibah Tanah dalam Kawasan Hutan, sebesar Rp.100juta per-nasabah," kata Harapan Nainggolan Ketua Umum DPP FBHMT dalam siaran persnya.

Ditambahkan Harapan, surat tanah yang beralamat di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan Riau tersebut diterbitkan oleh pemangku Adat setempat.

"Kami menduga, ada lingkaran besar korupsi besar-besaran yang memanipulasi data-data penyaluran kredit tersebut di tubuh manajemen Bank BRI Regional Office (RO) Pekanbaru, karena angkanya cukup fantastis," selidik Harapan.

Dalam kajian DPP FBHMT, dari Rp100juta plafon kredit yang disetujui pihak Bank, nasabah seharunya menerima dana sebesar Rp93juta setelah dipotong sesuai aturan. Penyimpangan penyaluran kredit dengan modus seperti ini diduga juga dilakukan di sejumlah titik sasaran.

"Ternyata peminjam hanya menerima sebesar Rp65juta dalam bentuk tunai dari pihak Bank BRI yang diserahkan langsung oleh staf BRI Unit Cerenti, sangat janggal seharusnya dana tersebut ditransfer ke rekening nasabah," ungkapnya.

Potongan yang dilakukan staf BRI kepada nasabah tersebut berjumlah Rp28juta, jika diakumulasi totalnya hampir mencapai Rp1,2miliar, itu baru satu titik.

Diakui Harapan, pihaknya telah menyurati Pimpinan BRI Taluk Kuantan dan BRI RO Pekanbaru, untuk mengklarifikasi hal tersebut, namun jawabannya sama yakni tak bisa berkomentar karena termasuk aturan kerahasiaan bank.

Pihak DPP FPBMT akan terus menggali persoalan ini hingga ada kepastian hukum atas dugaan penyimpangan yang diduga dilakukan oleh unsur pimpinan Bank BRI yang ingin memperkaya diri dari tekanan target kredit.

"Sejauh ini kami masih menunggu itikad baik dari manajemen Bank BRI RO Pekanbaru, jika masih menutup diri, maka kami akan teruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami yakin ada unsur pidana perbankan alam perkara ini," tegas Harapan.

Sementara itu,Redaksi RiauBerjaya.Com telah menghubungi Ditra - Staf Humas BRI RO Pekanbaru dan dijawab, "Silahkan konfirmasi langsung ke BRI Cerenti ya Pak." Jumat (20/02/2026) melalui jejaring telpon Whatapps.***

Index
 Masyarakat Kepulauan Meranti Diimbau Gunakan Energi Secara Bijak
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Borong 12 PROPER Hijau
Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar
Berkat Inovasi dan Konsistensi Penjagaan Mutu, Kilang Dumai Borong Penghargaan Laboratory Awards 2025 
Kolaborasi dengan BKKBN, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
Tetap Utamakan Kualitas, Produk Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Lolos Quality Control Laboratory
Senantiasa Terapkan Budaya K3, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Pastikan Operasional Pasca Lebaran Aman
1 April 2026, Ternyata Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina
Pertamina Patra Niaga Kilang Produksi Pakning Pastikan Operasional Tetap Optimal
Warga Terdampak Kebakaran di Pasar Lama Bagi Pertamina Patra Niaga Kilang Produksi Pakning
Snow Snow
Snow Snow


daerah
Perpustakaan Soeman HS Masih Menjadi Pilihan Favorit Mahasiswa Selama Ramadhan
Pimpin Konsolidasi Perdana DPP IPP, Muflihun Tegaskan Komitmen dan Program Strategis untuk Pekanbaru
Kukuhkan Muflihun Sebagai Ketua Umum, Plt Gubri Tegaskan Ikatan Putera Pekanbaru Mitra Strategis Pembangunan
Kenduri Anak Pekan Meriahkan Pelantikan IPP 2025–2030, Hadirkan Ragam Budaya dan Hiburan Gratis untuk Warga Pekanbaru
Index
Dorong Penggunaan Lebih Bijak, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Keandalan Distribusi Energi
Peringati Earth Hour 2026, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hemat Energi dan Tekan Emisi
Hadapi Arus Balik, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Layanan dan Ketersediaan Energi
Staf Khusus Menteri ESDM Pastikan Kesiapan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Layanan Energi
Tetap Siaga di Hari Raya, Tim Fire Brigade Pertamina RU II Dumai Berjibaku Padamkan Karhutla
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Jaga Layanan Energi, Operator SPBU Tetap Bertugas di Hari Raya
Perwira Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Siaga 24 Jam, Jaga Penyaluran Energi Tanpa Henti
Sinergi Hadapi Karhutla, Pertamina RU II Dumai Hibahkan Nozzle Gambut ke Polres
Penyaluran BBM di Bagan Siapiapi Berjalan Optimal di Tengah Peningkatan Permintaan
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Jaga Keandalan Energi untuk Sektor Strategis Pasca Idul Fitri
Politik
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda 
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau.
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau
Snow Snow
Snow Snow


ekonomi
 Masyarakat Kepulauan Meranti Diimbau Gunakan Energi Secara Bijak
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Borong 12 PROPER Hijau
Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar
Kolaborasi dengan BKKBN, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
Hukum
Berkat Inovasi dan Konsistensi Penjagaan Mutu, Kilang Dumai Borong Penghargaan Laboratory Awards 2025 
Marwas: Suruh Aja Orang Agrinas Tu Panggil CV Tiga Bintang Sinergi
Ketika di Klarifikasi, Pimpinan BRI Yang Bersangkutan Justru Telah Dimutasi ke Wilayah Lain
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan
Nasional
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital dan Implementasi Kebijakan Media (BEJO'S) Bagi ASN-TNI-POLRI
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional

Jumat, 14 November 2025 | 10:25:44 WIB
Tiga Angkatan Sekaligus, Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan Buka Diklat Dasar SAR 
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin 

internasional
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin 
 16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata

Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB
olahraga
Batalkan Musorprov, KONI Pusat Perpanjang Masa Jabatan Pengurus KONI Riau hingga September 2026
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!!
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau
Tampil Tanpa Target, SSB All Stars U13 Tambah Menit Bermain Pemain

Popular
News Popular
Politik
Ekonomi
Hukum
Nasional
Daerah
Diduga Melibatkan Pimpinan BRI RO Pekanbaru Karena Jumlah Yang Fantastis
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan
hukum | Selasa, 24 Februari 2026 | 11:43:44 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Yuki Chandra

PEKANBARU - Diduga mengejar target realisasi kredit usaha rakyat, BRI Cabang Taluk Kuantan melalui Unit Cerenti kucurkan kredit kepada 42 orang nasabah dengan nilai total sebesar Rp.4,2miliar.

Namun, capaian ini ditenggarai melanggar prosedur penyaluran kredit, yang seharusnya ditransfer ke rekening nasabah, justru dibawa langsung pegawai BRI dalam bentuk tunai, lalu didistribusikan ke tangan nasabah.

Hal inilah yang membuat sebagian besar dari 42 orang menolak menerima uang tunai tersebut, karena jumlah yang diserahkan tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya mereka terima.

Ada beberapa kejanggalan dalam laporan para nasabah BRI yang diterima Dewan Pimpinan Pusat Forum Pembela Hak-Hak Masyarakat Tempatan (FBHMT, red) Provinsi Riau.

"Pertama pihak Bank BRI Taluk Kuantan berani mengucurkan kredit dengan agunan berupa Surat Hibah Tanah dalam Kawasan Hutan, sebesar Rp.100juta per-nasabah," kata Harapan Nainggolan Ketua Umum DPP FBHMT dalam siaran persnya.

Ditambahkan Harapan, surat tanah yang beralamat di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan Riau tersebut diterbitkan oleh pemangku Adat setempat.

"Kami menduga, ada lingkaran besar korupsi besar-besaran yang memanipulasi data-data penyaluran kredit tersebut di tubuh manajemen Bank BRI Regional Office (RO) Pekanbaru, karena angkanya cukup fantastis," selidik Harapan.

Dalam kajian DPP FBHMT, dari Rp100juta plafon kredit yang disetujui pihak Bank, nasabah seharunya menerima dana sebesar Rp93juta setelah dipotong sesuai aturan. Penyimpangan penyaluran kredit dengan modus seperti ini diduga juga dilakukan di sejumlah titik sasaran.

"Ternyata peminjam hanya menerima sebesar Rp65juta dalam bentuk tunai dari pihak Bank BRI yang diserahkan langsung oleh staf BRI Unit Cerenti, sangat janggal seharusnya dana tersebut ditransfer ke rekening nasabah," ungkapnya.

Potongan yang dilakukan staf BRI kepada nasabah tersebut berjumlah Rp28juta, jika diakumulasi totalnya hampir mencapai Rp1,2miliar, itu baru satu titik.

Diakui Harapan, pihaknya telah menyurati Pimpinan BRI Taluk Kuantan dan BRI RO Pekanbaru, untuk mengklarifikasi hal tersebut, namun jawabannya sama yakni tak bisa berkomentar karena termasuk aturan kerahasiaan bank.

Pihak DPP FPBMT akan terus menggali persoalan ini hingga ada kepastian hukum atas dugaan penyimpangan yang diduga dilakukan oleh unsur pimpinan Bank BRI yang ingin memperkaya diri dari tekanan target kredit.

"Sejauh ini kami masih menunggu itikad baik dari manajemen Bank BRI RO Pekanbaru, jika masih menutup diri, maka kami akan teruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami yakin ada unsur pidana perbankan alam perkara ini," tegas Harapan.

Sementara itu,Redaksi RiauBerjaya.Com telah menghubungi Ditra - Staf Humas BRI RO Pekanbaru dan dijawab, "Silahkan konfirmasi langsung ke BRI Cerenti ya Pak." Jumat (20/02/2026) melalui jejaring telpon Whatapps.***

TERKINI
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menegaskan komitmennya dalam.
Jumat, 10 April 2026 | 14:36:05 WIB

Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam.

Rabu, 8 April 2026 | 22:00:00 WIB
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan.
Selasa, 7 April 2026 | 06:10:32 WIB
Pada ajang Laboratory Awards 2025, Kilang Pertamina Dumai berhasil meraih empat penghargaan.
Senin, 6 April 2026 | 16:07:08 WIB
Kerja sama ini diresmikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang implementasi.
Senin, 6 April 2026 | 15:37:34 WIB