
HAMPARAN selimut hijau rapat menutupi pipa-pipa paralon, ketika mata memandang sebidang area sekitar sepinggang di atas permukaan tanah, berukuran 2 meter kali 5 meter. Sementara bilah-bilah daun seladanya memantulkan cahaya matahari yang cukup terik di siang itu.
“Ini selada yang siap panen, diperkirakan beratnya sekitar lima belas sampai delapan belas kilo. Masih kurang sekitar empat sampai tujuh kilo lagi, untuk memenuhi permintaan dapur MBG, Pak,” kata Jummiati Suliasti - Ketua Kelompok Wirani Rejosari.
Perempuan yang akrab disapa Yani ini menjelaskan, kualitas selada dan sayuran hidroponik yang dirawat dan dipelihara kelompoknya telah memenuhi standar kebutuhan dapur MBG, hanya saja belum mampu memenuhi permintaan sesuai kebutuhan dapur.
“Ada dua dapur yang telah menghubungi kami, mereka meminta minimal 22 kilogram setiap minggu per-dapur, terus terang dengan keterbatasan yang ada saat ini kami masih minta waktu,” kata Yani.
Berdasarkan hasil perhitungan, Yani menjelaskan bahwa untuk memenuhi permintaan kedua dapur tersebut, masih dibutuhkan 1.500 lubang atau netpot wadah tanaman. “Saat ini kami baru memiliki 702 lubang atau netpot,” ungkapnya.
Untuk pengembangan usaha hidroponik ini, Kelompok Wirani Rejosari telah mempersiapkan sejumlah opsi, mulai dari penampahan lubang hingga menambah areal usaha untuk menenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
“Kami telah mengajukan kepada Pertamina (Patra Niaga RU2 Dumai, red) melalui pendamping TJSL, agar diberikan bantuan tambahan perangkat hidroponik hingga bisa mencapai 1.500 lubang,” kata Yani menambahkan.
Permintaan kedua dapur MBG ini menjadi tantangan tersendiri bagi Yani dan kawan-kawan, karena hal ini menjadi pencapaian yang luar biasa bagi mereka. Ada permintaan rutin dengan kuantitas tertentu yang harus dipenuhi, dan tentunya ada kepastian pemasukan rutin begi kelompoknya.
“Mereka (pengelola dapur, red) suka dengan kualitas sayuran yang telah kami serahkan, katanya segar dan memenuhi standar. Untuk memenuhi permintaan ini, kami perlu menambah perangkat hidroponik tentunya,” kata Yani menjelaskan.
Sebelum dilirik pengelola dapur MBG, hasil produksi kebun hidroponik Wirani Rejosasi, diperuntukkan untuk membantu masyarakat rentan di Posyandu, pemenuhan gizi balita dan pengecekan kesehatan gratis bagi lansia.

Keunggulan dari pertanian hidroponik disini dengan adanya pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) kontribusi dari Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) atas rekomendasi pendamping dari Pertamina Patra Niaga RU2, sehingga layak menyebut dirinya menjadi Desa Energi Berdikari Wirani.
Sepuluh Perempuan
Kelompok Wirani Rejosari bermula dari kumpulan tujuh orang ibu-ibu rumah tangga Kader Posyandu di Kelurahan Rejosasi yang tengah galau terdampak dihentikannya Pemberian Makan Tambahan (PMT).
Disaat itulah manajemen Pertamina Patra Niaga RU2 Dumai melalui Program Tanggung Jawab Sosial Langsung (TJSL, red) memberikan perhatian dan solusi karena para ibu rumah tangga tersebut pernah dibina langsung oleh perusahaan dan sudah mengenalnya.
Untuk menyempurnakannya menjadi sebuah kelompok, maka direkrutlah tiga ibu rumah tangga lagi yang satu visi dan sepaham, hingga menjadi sepuluh orang anggota, sementara untuk memimpin kelompok ini dipercayakan kepada Jummiati Suliasti yang akrab disapa Yani.
Pada tahap awal, Pertamina memberikan bantuan peralatan hidroponik serta pelatihan penanganan, pemeliharaan hingga pemanenan tumbuhan hidroponik yang disampbut antusias oleh para anggotanya.
Dalam perjalanannya, kelompok usaha yang beranggotakan sepuluh perempuan ini mulai mengembangkan usaha produk pangan berbahan baku utama berupa sorghum dan ikan patin, dalam bentuk beragam olahan, yang diberi nama Jelita.
Komitmen Pertamina
Produk olahan seperti kripik, kue brownies, dan lainnya telah tampil disejumlah even promosi kuliner produk UMKM, dan khusus produk yang dibawa Wirani Rejosari ini sangat mendapat apresiasi di hati pengunjung, seperti dalam gelaran Pertamina SMEXPO Pekanbaru yang berlangsung, pada 25-27 September 2026 lalu di Pekanbaru.
Area Manager Communications, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM binaan, sekaligus mendorong pelaku usaha agar semakin percaya diri dalam mengembangkan produknya.

“Keikutsertaan Produk UMKM Jelita dari Kelompok Wirani Rejosasi dalam SMEXPO adalah salah satu bentuk dukungan kami untuk membuka ruang yang lebih luas bagi UMKM binaan agar dapat memperkenalkan produknya, memperluas pasar, sekaligus membangun jejaring dengan pelaku usaha dan konsumen. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi momentum bagi Kelompok Wirani Rejosari untuk terus berinovasi dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” ujar Muhammad Rum.
Memang, sejak tahun 2020 Pertamina SMEXPO terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan UMKM, mulai dari peningkatan kapasitas, digitalisasi, promosi, business matching, hingga perluasan akses pasar nasional dan internasional.
Usaha takkan pernah khianati hasil, kegigihan dan kesungguhan serta motivasi dan perhatian yang diberikan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, telah membuka ruang ekonomi baru bagi Masyarakat di Kelurahan Rejposari. Bermula dari kegamangan, hari ini telah menjelma menjadi optimisme menatap peluang usaha yang demikian terbuka.
Jemari tangan perempuan yang berhimpun dala Kelompok Wirani Rejosari, memiliki tuah seorang ibu kepada anaknya yang ditularkan dalam hasil kerja bersama. Cahaya matahari kebahagian telah datang menjemput hati-hati yang tulus.***
Oleh: Yuki Chandra/Wartawa
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Kampung Tua Terih, Dorong Inovasi Pengelolaan Sumber Daya Laut Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:48:32 WIB |
Pertamina Patra Niaga Perkuat Kolaborasi Lintas Kelembagaan Jaga Distribusi BBM di Riau Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:00:00 WIB |
Riau Zero Titik Api, Lanud Roesmin Nurjadin Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:25:03 WIB |
Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat, Kembali Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir Bandang di Kota Padang Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:23:16 WIB |
Besok! Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:38:47 WIB |
Patroli Udara Lanud Roesmin Nurjadin Temukan Satu Titik Api di Inhu, Helikopter Langsung Dikerahkan untuk Pemadaman Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:30:41 WIB |
Patra Niaga Sumbagut Laksanakan Optimalisasi Distribusi dan Perkuat Ketersediaan BBM di Riau Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:12:09 WIB |
Hadapi Kabut Asap, Kalambangja Lanud Roesmin Nurjadin Ajak Personel dan Masyarakat Jaga Kesehatan Senin, 12 Oktober 2026 | 12:52:59 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan Pemprov Riau Pererat Kolaborasi untuk Pelayanan Energi Masyarakat Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:05:57 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan Kejati Riau Perkuat Sinergi Jaga Keandalan Distribusi Energi Jumat, 9 Oktober 2026 | 13:20:49 WIB |
Selada Penggoda Dapur MBG, Cerita Kegigihan Jemari Sepuluh Perempuan Rejosari Senin, 5 Oktober 2026 | 05:00:00 WIB |
JMSI Riau Akan Gelar UKW 4-6 November 2026, Buruan Daftar Tempat Terbatas Senin, 28 September 2026 | 16:17:51 WIB |
DPW BKPRMI Riau Serukan Kader di Daerah Bersiap Sambut Road to Kabupaten/Kota dan Musda Selasa, 15 September 2026 | 09:33:28 WIB |
Jambore BKPRMI Riau 2026 Resmi Dibuka, Mengusung Visi Dari Masjid Menggerakkan Ekonomi Ummat Jumat, 11 September 2026 | 14:30:42 WIB |
Cegah Dampak Kabut Asap, Lanud Roesmin Nurjadin Bagikan Masker kepada Warga Jumat, 9 Oktober 2026 | 13:16:31 WIB |
Pemantauan Awan Potensial Terus Dilakukan, Satgas Udara Lanud RSN Harapkan Hujan Redakan Asap Kamis, 8 Oktober 2026 | 14:06:01 WIB |
Karhutla Riau Zero Titik Api, Satgas Udara Terus Pantau Pergerakan Asap Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:00:12 WIB |
Riau Nihil Karhutla, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin Tetap Siaga Pantau Titik Rawan Selasa, 6 Oktober 2026 | 15:25:58 WIB |
Harapan LIRA Kepada Kapolda Riau, Jangan Jadikan Hukum Sebagai Alat Mempermalukan Rakyat Riau Selasa, 6 Oktober 2026 | 11:23:50 WIB |
Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin Tetap Intensif Pantau Karhutla Riau Senin, 5 Oktober 2026 | 15:32:50 WIB |
Selada Penggoda Dapur MBG, Cerita Kegigihan Jemari Sepuluh Perempuan Rejosari Senin, 5 Oktober 2026 | 05:00:00 WIB |
Crew Baru Caracal Satgas Udara Lanud RSN Lakukan Orientasi Wilayah Karhutla Sabtu, 3 Oktober 2026 | 19:15:00 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Banjir Bandang "Galodo" di Kabupaten Solok Sabtu, 3 Oktober 2026 | 12:00:00 WIB |
Patra Niaga Sumbagut dan Gubernur Kepulauan Riau Perkuat Sinergi untuk Kelancaran Energi Kepulauan Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:00:00 WIB |
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:38:43 WIB |
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:32:00 WIB |
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau. Rabu, 11 Februari 2026 | 05:57:02 WIB |
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau Senin, 3 November 2025 | 13:31:11 WIB |
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Kampung Tua Terih, Dorong Inovasi Pengelolaan Sumber Daya Laut Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:48:32 WIB |
Pertamina Patra Niaga Perkuat Kolaborasi Lintas Kelembagaan Jaga Distribusi BBM di Riau Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:00:00 WIB |
Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat, Kembali Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir Bandang di Kota Padang Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:23:16 WIB |
Besok! Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:38:47 WIB |
Harapan LIRA Kepada Kapolda Riau, Jangan Jadikan Hukum Sebagai Alat Mempermalukan Rakyat Riau Selasa, 6 Oktober 2026 | 11:23:50 WIB |
Marwas: Suruh Aja Orang Agrinas Tu Panggil CV Tiga Bintang Sinergi Jumat, 13 Maret 2026 | 15:20:25 WIB |
Ketika di Klarifikasi, Pimpinan BRI Yang Bersangkutan Justru Telah Dimutasi ke Wilayah Lain Selasa, 3 Maret 2026 | 13:57:09 WIB |
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan Selasa, 24 Februari 2026 | 11:43:44 WIB |
Riau Zero Titik Api, Lanud Roesmin Nurjadin Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:25:03 WIB |
Patroli Udara Lanud Roesmin Nurjadin Temukan Satu Titik Api di Inhu, Helikopter Langsung Dikerahkan untuk Pemadaman Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:30:41 WIB |
Hadapi Kabut Asap, Kalambangja Lanud Roesmin Nurjadin Ajak Personel dan Masyarakat Jaga Kesehatan Senin, 12 Oktober 2026 | 12:52:59 WIB |
Cegah Dampak Kabut Asap, Lanud Roesmin Nurjadin Bagikan Masker kepada Warga Jumat, 9 Oktober 2026 | 13:16:31 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya Rabu, 6 Desember 2023 | 10:26:13 WIB |
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas Senin, 4 Desember 2023 | 09:44:39 WIB |
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB |
Batalkan Musorprov, KONI Pusat Perpanjang Masa Jabatan Pengurus KONI Riau hingga September 2026 Selasa, 17 Maret 2026 | 14:04:01 WIB |
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!! Kamis, 26 Februari 2026 | 14:05:07 WIB |
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau Senin, 15 Desember 2025 | 08:50:20 WIB |
Tampil Tanpa Target, SSB All Stars U13 Tambah Menit Bermain Pemain Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:57:00 WIB |

HAMPARAN selimut hijau rapat menutupi pipa-pipa paralon, ketika mata memandang sebidang area sekitar sepinggang di atas permukaan tanah, berukuran 2 meter kali 5 meter. Sementara bilah-bilah daun seladanya memantulkan cahaya matahari yang cukup terik di siang itu.
“Ini selada yang siap panen, diperkirakan beratnya sekitar lima belas sampai delapan belas kilo. Masih kurang sekitar empat sampai tujuh kilo lagi, untuk memenuhi permintaan dapur MBG, Pak,” kata Jummiati Suliasti - Ketua Kelompok Wirani Rejosari.
Perempuan yang akrab disapa Yani ini menjelaskan, kualitas selada dan sayuran hidroponik yang dirawat dan dipelihara kelompoknya telah memenuhi standar kebutuhan dapur MBG, hanya saja belum mampu memenuhi permintaan sesuai kebutuhan dapur.
“Ada dua dapur yang telah menghubungi kami, mereka meminta minimal 22 kilogram setiap minggu per-dapur, terus terang dengan keterbatasan yang ada saat ini kami masih minta waktu,” kata Yani.
Berdasarkan hasil perhitungan, Yani menjelaskan bahwa untuk memenuhi permintaan kedua dapur tersebut, masih dibutuhkan 1.500 lubang atau netpot wadah tanaman. “Saat ini kami baru memiliki 702 lubang atau netpot,” ungkapnya.
Untuk pengembangan usaha hidroponik ini, Kelompok Wirani Rejosari telah mempersiapkan sejumlah opsi, mulai dari penampahan lubang hingga menambah areal usaha untuk menenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
“Kami telah mengajukan kepada Pertamina (Patra Niaga RU2 Dumai, red) melalui pendamping TJSL, agar diberikan bantuan tambahan perangkat hidroponik hingga bisa mencapai 1.500 lubang,” kata Yani menambahkan.
Permintaan kedua dapur MBG ini menjadi tantangan tersendiri bagi Yani dan kawan-kawan, karena hal ini menjadi pencapaian yang luar biasa bagi mereka. Ada permintaan rutin dengan kuantitas tertentu yang harus dipenuhi, dan tentunya ada kepastian pemasukan rutin begi kelompoknya.
“Mereka (pengelola dapur, red) suka dengan kualitas sayuran yang telah kami serahkan, katanya segar dan memenuhi standar. Untuk memenuhi permintaan ini, kami perlu menambah perangkat hidroponik tentunya,” kata Yani menjelaskan.
Sebelum dilirik pengelola dapur MBG, hasil produksi kebun hidroponik Wirani Rejosasi, diperuntukkan untuk membantu masyarakat rentan di Posyandu, pemenuhan gizi balita dan pengecekan kesehatan gratis bagi lansia.

Keunggulan dari pertanian hidroponik disini dengan adanya pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) kontribusi dari Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) atas rekomendasi pendamping dari Pertamina Patra Niaga RU2, sehingga layak menyebut dirinya menjadi Desa Energi Berdikari Wirani.
Sepuluh Perempuan
Kelompok Wirani Rejosari bermula dari kumpulan tujuh orang ibu-ibu rumah tangga Kader Posyandu di Kelurahan Rejosasi yang tengah galau terdampak dihentikannya Pemberian Makan Tambahan (PMT).
Disaat itulah manajemen Pertamina Patra Niaga RU2 Dumai melalui Program Tanggung Jawab Sosial Langsung (TJSL, red) memberikan perhatian dan solusi karena para ibu rumah tangga tersebut pernah dibina langsung oleh perusahaan dan sudah mengenalnya.
Untuk menyempurnakannya menjadi sebuah kelompok, maka direkrutlah tiga ibu rumah tangga lagi yang satu visi dan sepaham, hingga menjadi sepuluh orang anggota, sementara untuk memimpin kelompok ini dipercayakan kepada Jummiati Suliasti yang akrab disapa Yani.
Pada tahap awal, Pertamina memberikan bantuan peralatan hidroponik serta pelatihan penanganan, pemeliharaan hingga pemanenan tumbuhan hidroponik yang disampbut antusias oleh para anggotanya.
Dalam perjalanannya, kelompok usaha yang beranggotakan sepuluh perempuan ini mulai mengembangkan usaha produk pangan berbahan baku utama berupa sorghum dan ikan patin, dalam bentuk beragam olahan, yang diberi nama Jelita.
Komitmen Pertamina
Produk olahan seperti kripik, kue brownies, dan lainnya telah tampil disejumlah even promosi kuliner produk UMKM, dan khusus produk yang dibawa Wirani Rejosari ini sangat mendapat apresiasi di hati pengunjung, seperti dalam gelaran Pertamina SMEXPO Pekanbaru yang berlangsung, pada 25-27 September 2026 lalu di Pekanbaru.
Area Manager Communications, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM binaan, sekaligus mendorong pelaku usaha agar semakin percaya diri dalam mengembangkan produknya.

“Keikutsertaan Produk UMKM Jelita dari Kelompok Wirani Rejosasi dalam SMEXPO adalah salah satu bentuk dukungan kami untuk membuka ruang yang lebih luas bagi UMKM binaan agar dapat memperkenalkan produknya, memperluas pasar, sekaligus membangun jejaring dengan pelaku usaha dan konsumen. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi momentum bagi Kelompok Wirani Rejosari untuk terus berinovasi dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” ujar Muhammad Rum.
Memang, sejak tahun 2020 Pertamina SMEXPO terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan UMKM, mulai dari peningkatan kapasitas, digitalisasi, promosi, business matching, hingga perluasan akses pasar nasional dan internasional.
Usaha takkan pernah khianati hasil, kegigihan dan kesungguhan serta motivasi dan perhatian yang diberikan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, telah membuka ruang ekonomi baru bagi Masyarakat di Kelurahan Rejposari. Bermula dari kegamangan, hari ini telah menjelma menjadi optimisme menatap peluang usaha yang demikian terbuka.
Jemari tangan perempuan yang berhimpun dala Kelompok Wirani Rejosari, memiliki tuah seorang ibu kepada anaknya yang ditularkan dalam hasil kerja bersama. Cahaya matahari kebahagian telah datang menjemput hati-hati yang tulus.***
Oleh: Yuki Chandra/Wartawa
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut,.
Guna mengantisipasi kejadian darurat penerbangan yang dapat terjadi sewaktu-waktu, PT Angkasa.
| Karmila Sari: Guru dan Dosen Harus Jadi Prioritas dalam RUU Sisdiknas | Karmila Sari Fokus Pendidikan Wilayah 3T, Bersama Bupati Rohil Usulkan Sekolah Garuda ke Pemerintah Pusat |