
DUMAI — Di tengah meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia kerja saat ini, kebutuhan terhadap sistem pengasuhan anak yang aman menjadi sebuah dilema baru bagi keluarga di Indonesia, termasuk di wilayah industri seperti Kota Dumai.
Program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) yang diluncurkan oleh Kilang Pertamina Dumai hadir untuk menjawab tantangan tersebut.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase perempuan, khususnya yang berprofesi sebagai tenaga profesional di Provinsi Riau pada tahun 2024 mencapai 54,73 persen, sementara di Kota Dumai sebesar 51,32 persen.
Angka ini belum termasuk perempuan yang bekerja di sektor lainnya, baik formal maupun informal. Kondisi ini semakin menunjukkan perlunya dukungan sistem pengasuhan anak yang mampu mendukung keluarga, khususnya produktivitas ibu bekerja agar para ibu dapat tetap berdaya tanpa mengorbankan tumbuh kembang anak.
Kilang Pertamina Dumai berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Dumai meluncurkan Program TAMASYA.
Inisiatif ini hadir untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas layanan Tempat Penitipan Anak (TPA), serta memastikan pemantauan tumbuh kembang dan kesejahteraan anak, khususnya bagi keluarga yang bekerja.

Penandatanganan kerja sama dan sosialisasi program dilaksanakan di Rumah BUMN Dumai, Sabtu (18/10).
Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU II Dumai Agustiawan mengatakan bahwa program TAMASYA ini merupakan wujud komitmen Kilang Dumai dalam mendukung masyarakat sekitar, sejalan dengan inisiatif Quick Win dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Program ini juga bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan, kesejahteraan, dan ketahanan keluarga melalui edukasi, pelayanan kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
“TAMASYA menjadi upaya konkret kami membantu orang tua, terutama ibu bekerja, agar tetap produktif tanpa mengabaikan peran pentingnya dalam keluarga. Lewat program ini harapannya anak tidak hanya sebatas dititipkan, tetapi juga mampu memperhatikan tumbuh kembang dan menjadi sarana awal edukasi bagi anak-anak, sehingga para orang tua dapat bekerja dengan tenang dan nyaman karena tahu buah hatinya berada dalam lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan anak yang optimal,” ujar Agustiawan.
Selain itu, lanjut Agustiawan, program TAMASYA juga menjadi bagian dari dukungan Kilang Pertamina Dumai terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta poin 5 (Kesetaraan Gender).
“Keseimbangan antara peran keluarga dan pekerjaan adalah fondasi penting bagi keberlanjutan sosial,” kata Agustiawan.

Kegiatan sosialisasi Program TAMASYA diikuti oleh kader posyandu dan guru PAUD dari sejumlah wilayah seperti Kelurahan Tanjung Palas, Mundam, PAUD Aidin dan TK AlfaDuta.
Peserta mendapatkan pembekalan dari DPPKB Kota Dumai mengenai pelaksanaan layanan program TAMASYA serta edukasi pengasuhan bagi orang tua terkait perkembangan optimal otak anak melalui periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh wawasan, pengalaman, serta keterampilan yang dapat diimplementasikan di lingkungan pengasuhan maupun dalam keluarga masing-masing.
TAMASYA sendiri merupakan layanan penitipan anak usia 0–72 bulan yang menyediakan pengasuhan, pendidikan, dan pendampingan bagi anak, pengasuh, serta orang tua atau keluarga.
Program ini dirancang untuk memberikan manfaat yang menyeluruh bagi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pengasuh, anak, orang tua, hingga pengelola lembaga pengasuhan.
Untuk saat ini, program TAMASYA akan diimplementasikan di PAUD Aidin (Samping Minang Indah), dan TK Alfaduta.

Kepala DPPKB Kota Dumai, drg. Ridhonaldi, M.K.M., menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang dibangun bersama PT KPI, dalam hal ini Kilang Pertamina Dumai, dalam mendukung ketahanan keluarga di Kota Dumai.
Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah awal yang baik dalam menghadirkan layanan pengasuhan anak yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Kita akan sama-sama belajar dalam pelaksanaan program ini. Program ini bukan sekadar menjaga anak, tetapi juga memperhatikan hal-hal lainnya, seperti kesehatan dan penanganan saat anak sakit,” ujar Ridhonaldi.
Sebagai bentuk dukungan program ini, Kilang Pertamina Dumai juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana mengajar kepada PAUD Aidin guna menunjang pelaksanaan program dan kegiatan belajar mengajar.
Kerja sama ini menjadi bentuk nyata sinergi antara sektor industri dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan keluarga serta mendukung terwujudnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, tangguh dan inklusif.
Selain mendukung peningkatan produktivitas orang tua, TAMASYA juga ditujukkan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya pengasuhan yang inklusif, aman, dan berorientasi pada kesejahteraan anak.***
Karmila Sari Fokus Pendidikan Wilayah 3T, Bersama Bupati Rohil Usulkan Sekolah Garuda ke Pemerintah Pusat Rabu, 28 Januari 2026 | 13:35:00 WIB |
Kisah An Lushan dan Retaknya Kekuasaan. Selasa, 27 Januari 2026 | 13:33:21 WIB |
Komitmen ESG Berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Raih Tiga IGA 2026 Berpredikat Platinum Selasa, 27 Januari 2026 | 11:58:49 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pemulihan Huntara Ketapiang Bersama Direksi Pertamina dan DPR RI Komisi VI Jumat, 23 Januari 2026 | 16:00:00 WIB |
BPH Migas Jamin Pasokan BBM Jangkau Wilayah Terdampak Bencana Aceh Senin, 19 Januari 2026 | 06:11:00 WIB |
Ahmadison Terpilih Secara Aklamasi Dalam Musda IJTI Riau Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:18:14 WIB |
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:31:52 WIB |
BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM Untuk Nelayan di Nias Utara Sabtu, 17 Januari 2026 | 08:36:26 WIB |
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Apresiasi Sinergi dan Pastikan Energi Tetap Mengalir Kamis, 15 Januari 2026 | 20:09:21 WIB |
Kebersamaan Warga RW 06 Air Putih, Kebahagiaan Tersendiri Bagi Afriani dan Aulia Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:50:47 WIB |
Ahmadison Terpilih Secara Aklamasi Dalam Musda IJTI Riau Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:18:14 WIB |
Hore.., Aspirasi Anggota DPR RI Karmila Sari Beasiswa KIP dan PIP di Riau Sudah Masuk ke Rekening Siswa Sabtu, 20 Desember 2025 | 09:05:00 WIB |
Resmi Maju Calon Ketua IPP: Muflihun Akan Satukan Seluruh Putera Putri Pekanbaru Senin, 1 Desember 2025 | 13:25:00 WIB |
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru Terima Kunjungan Satpolairud Polres Pelalawan Rabu, 22 Oktober 2025 | 06:05:55 WIB |
Kebijakan Menu MBG Justru Memicu Inflasi? Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:56:59 WIB |
Desak Usut Febrie Adryansah, Massa Serikat Pemuda Kerakyatan Geruduk Gedung Merah Putih Kamis, 8 Januari 2026 | 09:45:58 WIB |
Booth UMKM Lokal Binaan Kilang Pertamina Dumai Bukukan Penjualan Hampir Rp 70 Juta Selasa, 6 Januari 2026 | 11:56:00 WIB |
Optimal Jaga Ketahanan Energi Selama Periode Nataru 2026, Kilang Pertamina Dumai Terima Kunjungan Anggota Komite BPH Migas Senin, 5 Januari 2026 | 07:59:00 WIB |
MWT Malam Tahun Baru, Kilang Pertamina Dumai Pastikan Kilang Beroperasi Optimal untuk Jaga Ketersediaan Energi Kamis, 1 Januari 2026 | 14:46:00 WIB |
Hore.., Aspirasi Anggota DPR RI Karmila Sari Beasiswa KIP dan PIP di Riau Sudah Masuk ke Rekening Siswa Sabtu, 20 Desember 2025 | 09:05:00 WIB |
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau Senin, 15 Desember 2025 | 08:50:20 WIB |
Peradilan Aneh di PN Pekanbaru, Perusahaan Legal Dituduh Penyidik Lakukan Tindakan Ilegal Selasa, 2 Desember 2025 | 11:40:04 WIB |
Resmi Maju Calon Ketua IPP: Muflihun Akan Satukan Seluruh Putera Putri Pekanbaru Senin, 1 Desember 2025 | 13:25:00 WIB |
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital dan Implementasi Kebijakan Media (BEJO'S) Bagi ASN-TNI-POLRI Kamis, 20 November 2025 | 11:00:47 WIB |
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau Senin, 3 November 2025 | 13:31:11 WIB |
Anggota DPR RI Karmila Sari Usul Dana BOSDA Biayai Cabor di Sekolah dan Penataan Aset PON Riau Rabu, 1 Oktober 2025 | 10:34:39 WIB |
Parisman Ihwan Mulai Goyah, Dua Statement Berbeda di Dua Media Selasa, 5 Agustus 2025 | 11:20:40 WIB |
Kader PDIP Solid Dukung Pemerintahan Prabowo Perintah Megawati Jumat, 1 Agustus 2025 | 15:43:16 WIB |
Komitmen ESG Berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Raih Tiga IGA 2026 Berpredikat Platinum Selasa, 27 Januari 2026 | 11:58:49 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pemulihan Huntara Ketapiang Bersama Direksi Pertamina dan DPR RI Komisi VI Jumat, 23 Januari 2026 | 16:00:00 WIB |
BPH Migas Jamin Pasokan BBM Jangkau Wilayah Terdampak Bencana Aceh Senin, 19 Januari 2026 | 06:11:00 WIB |
BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM Untuk Nelayan di Nias Utara Sabtu, 17 Januari 2026 | 08:36:26 WIB |
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:31:52 WIB |
Desak Usut Febrie Adryansah, Massa Serikat Pemuda Kerakyatan Geruduk Gedung Merah Putih Kamis, 8 Januari 2026 | 09:45:58 WIB |
Peradilan Aneh di PN Pekanbaru, Perusahaan Legal Dituduh Penyidik Lakukan Tindakan Ilegal Selasa, 2 Desember 2025 | 11:40:04 WIB |
Gubernur LIRA Minta Semua Pihak Menghormati Proses Hukum Yang Dijalani Abdul Wahid Rabu, 12 November 2025 | 12:39:47 WIB |
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital dan Implementasi Kebijakan Media (BEJO'S) Bagi ASN-TNI-POLRI Kamis, 20 November 2025 | 11:00:47 WIB |
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional Jumat, 14 November 2025 | 10:25:44 WIB |
Tiga Angkatan Sekaligus, Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan Buka Diklat Dasar SAR Jumat, 17 Oktober 2025 | 19:06:54 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya Rabu, 6 Desember 2023 | 10:26:13 WIB |
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas Senin, 4 Desember 2023 | 09:44:39 WIB |
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB |
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau Senin, 15 Desember 2025 | 08:50:20 WIB |
Tampil Tanpa Target, SSB All Stars U13 Tambah Menit Bermain Pemain Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:57:00 WIB |
PSPS Akan DIlatih Caretaker, Sampai Pengganti Ilham Datang Rabu, 1 Oktober 2025 | 09:23:01 WIB |
Didukung Anggota DPR RI Karmila Sari, Festival Pacu Sampan Tradisional di Rumbai Jadi Wisata dan Ekonomi Daerah Senin, 29 September 2025 | 15:46:39 WIB |

DUMAI — Di tengah meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia kerja saat ini, kebutuhan terhadap sistem pengasuhan anak yang aman menjadi sebuah dilema baru bagi keluarga di Indonesia, termasuk di wilayah industri seperti Kota Dumai.
Program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) yang diluncurkan oleh Kilang Pertamina Dumai hadir untuk menjawab tantangan tersebut.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase perempuan, khususnya yang berprofesi sebagai tenaga profesional di Provinsi Riau pada tahun 2024 mencapai 54,73 persen, sementara di Kota Dumai sebesar 51,32 persen.
Angka ini belum termasuk perempuan yang bekerja di sektor lainnya, baik formal maupun informal. Kondisi ini semakin menunjukkan perlunya dukungan sistem pengasuhan anak yang mampu mendukung keluarga, khususnya produktivitas ibu bekerja agar para ibu dapat tetap berdaya tanpa mengorbankan tumbuh kembang anak.
Kilang Pertamina Dumai berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Dumai meluncurkan Program TAMASYA.
Inisiatif ini hadir untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas layanan Tempat Penitipan Anak (TPA), serta memastikan pemantauan tumbuh kembang dan kesejahteraan anak, khususnya bagi keluarga yang bekerja.

Penandatanganan kerja sama dan sosialisasi program dilaksanakan di Rumah BUMN Dumai, Sabtu (18/10).
Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI RU II Dumai Agustiawan mengatakan bahwa program TAMASYA ini merupakan wujud komitmen Kilang Dumai dalam mendukung masyarakat sekitar, sejalan dengan inisiatif Quick Win dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Program ini juga bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan, kesejahteraan, dan ketahanan keluarga melalui edukasi, pelayanan kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
“TAMASYA menjadi upaya konkret kami membantu orang tua, terutama ibu bekerja, agar tetap produktif tanpa mengabaikan peran pentingnya dalam keluarga. Lewat program ini harapannya anak tidak hanya sebatas dititipkan, tetapi juga mampu memperhatikan tumbuh kembang dan menjadi sarana awal edukasi bagi anak-anak, sehingga para orang tua dapat bekerja dengan tenang dan nyaman karena tahu buah hatinya berada dalam lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan anak yang optimal,” ujar Agustiawan.
Selain itu, lanjut Agustiawan, program TAMASYA juga menjadi bagian dari dukungan Kilang Pertamina Dumai terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta poin 5 (Kesetaraan Gender).
“Keseimbangan antara peran keluarga dan pekerjaan adalah fondasi penting bagi keberlanjutan sosial,” kata Agustiawan.

Kegiatan sosialisasi Program TAMASYA diikuti oleh kader posyandu dan guru PAUD dari sejumlah wilayah seperti Kelurahan Tanjung Palas, Mundam, PAUD Aidin dan TK AlfaDuta.
Peserta mendapatkan pembekalan dari DPPKB Kota Dumai mengenai pelaksanaan layanan program TAMASYA serta edukasi pengasuhan bagi orang tua terkait perkembangan optimal otak anak melalui periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh wawasan, pengalaman, serta keterampilan yang dapat diimplementasikan di lingkungan pengasuhan maupun dalam keluarga masing-masing.
TAMASYA sendiri merupakan layanan penitipan anak usia 0–72 bulan yang menyediakan pengasuhan, pendidikan, dan pendampingan bagi anak, pengasuh, serta orang tua atau keluarga.
Program ini dirancang untuk memberikan manfaat yang menyeluruh bagi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pengasuh, anak, orang tua, hingga pengelola lembaga pengasuhan.
Untuk saat ini, program TAMASYA akan diimplementasikan di PAUD Aidin (Samping Minang Indah), dan TK Alfaduta.

Kepala DPPKB Kota Dumai, drg. Ridhonaldi, M.K.M., menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang dibangun bersama PT KPI, dalam hal ini Kilang Pertamina Dumai, dalam mendukung ketahanan keluarga di Kota Dumai.
Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah awal yang baik dalam menghadirkan layanan pengasuhan anak yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Kita akan sama-sama belajar dalam pelaksanaan program ini. Program ini bukan sekadar menjaga anak, tetapi juga memperhatikan hal-hal lainnya, seperti kesehatan dan penanganan saat anak sakit,” ujar Ridhonaldi.
Sebagai bentuk dukungan program ini, Kilang Pertamina Dumai juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana mengajar kepada PAUD Aidin guna menunjang pelaksanaan program dan kegiatan belajar mengajar.
Kerja sama ini menjadi bentuk nyata sinergi antara sektor industri dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan keluarga serta mendukung terwujudnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, tangguh dan inklusif.
Selain mendukung peningkatan produktivitas orang tua, TAMASYA juga ditujukkan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya pengasuhan yang inklusif, aman, dan berorientasi pada kesejahteraan anak.***
Anggota Komisi X DPR RI Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, menegaskan dukungannya terhadap program.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pertamina Patra Niaga Sumbagut dalam.
Secara umum, pasokan BBM di provinsi tersebut dalam keadaan aman dan untuk wilayah terdampak,.
| Karmila Sari Fokus Pendidikan Wilayah 3T, Bersama Bupati Rohil Usulkan Sekolah Garuda ke Pemerintah Pusat | Rapat Paripurna Pelantikan Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru Periode 2024-2029 |