26 Jumadil Awwal 1448 H | Sabtu, 7 November 2026
☰
×
Mau Dibawa Kemana Pendidikan di Kota Pekanbaru?
opini | Jumat, 6 November 2026 | 09:15:58 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Yuki Chandra

WALIKOTA Pekanbaru Agung Nugroho kembali melantik sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, Kamis (05/11/2026) bertempat di Aula Lantai VI Komplek Perkantoran Pemko Pekanbaru.

Dari delapan nama yang dilantik, terdapat nama Abdul Jamal yang dilantik sebagai pejabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, sebelumnya yang bersangkutan adalah Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan.

Selain itu, Walikota juga menunjuk Asisten II Sekdako Ingot AHmad Hutasuhut sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, mengisi kekosongan yang ditinggalkan Hazli Fendriyanto yang kembali menjabat Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

Dikutip dari laman www.sekdako.pekanbaru.go.id Walikota Pekanbaru mengatakan pelantikan dilakukan  sebagai bagian dari upaya mendorong kinerja aparatur sipil negara agar semakin maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

"Kita ingin kerja-kerja ini maksimal. Orang-orang yang siap ditempatkan ini bagi saya luar biasa," kata Agung.

Sejak menjabat Walikota Pekanbaru pada 20 Februari 2025, tercatat ada 4 nama yang ditunjuk Agung Nugroho untuk menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

Pertama menunjuk Masykur Tarmizi hingga tahun Oktober tahun 2025, lalu Syafrian Tommy hingga awal tahun 2026, kemudian menunjuk Alex Kurniawan hingga pertengahan 2026, hingga Kembali ke Abdul Jamal hingga sekarang.

Meski Undang-Undang mengamanahkan perhatian yang demikian besar bagi Pendidikan melalui kebijakan anggaran, namun sepertinya hal ini tidak menjadi sesuatu yang penting bagi Agung Nugroho.

Ada beberapa asumsi yang menyebabkan sampai hari ini Wakikota Pekanbaru tak kunjung menentukan sosok yang akan memimpin gerbong Pendidikan di Kota Bertuah, dari pengamatan penulis.

Pertama, Agung Nugroho belum menemukan figure ASN yang benar-benar mampu menerjemahkan visi dan misi politiknya, dalam bentuk program yang nyata di institusi Pendidikan.

Hal ini terjawab dari sambutan pelantikan pejabat Eselon II oleh Agung Nugroho Kamis kemarin, artinya bahwa Dinas Pendidikan belum membutuhkan sumber daya yang luar biasa, karena tidak termasuk kerja maksimal. Sehingga Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bisa nyambi sebagai Pelaksana Tugas Dinas Pendidikan.

Demikian juga dengan Dinas Kesehatan, ternyata juga tidak termasuk sektor yang membutuhkan kerja maksimal dan person yang luar biasa, karena sudah ada Asisten II Sekdako yang bisa nyambi sebagai Kepala Dinas Kesehatan.

Namun tentunya terlalu sempit jika kondisi faktual tersebut disejajarkan dengan materi sambutan Walikota tersebut, dan terlalu ekstrim untuk disimpulkan.

Faktor kedua, diduga tak ada satupun ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang bersedia ditempatkan Walikota Pekanbaru untuk menjabat sebagai Kepala Dinas definitive di kedua sector penting tersebut.

Apakah karena tidak sanggup untuk menjalankan dinas sesuai dengan beban kerja dan Amanah yang diberikan Agung Nugroho, atau karena banyak dari para ASN yang telah memenuhi syarat menjabat Eselon II, menyadari keterbatasan dirinya.

Hal ini justru membuktikan, ternyata tak ada ASN di Pemerintah Kota Pekanbaru yang memiliki kemampuan luar biasa, sebagaimana diucapkan Walikota.

Faktor ketiga, dan sekaligus dugaan banyak pengamat, bahwa Agung Nugroho punya interes sendiri untuk menetapkan pajabat definitif di kedua dinas tersebut, terutama pejabat dinas Pendidikan.

Sebagaimana diketahui anggaran bagi kedua sektor ini merupakan prioritas dalam penganggarannya sesuai dengan amanah perundang-undangan. Artinya Agung Nugroho sebagai Walikota Pekanbaru memiliki agenda sendiri bagi Pendidikan di Kota Pekanbaru dan seseorang harus memiliki kemampuan untuk menterjemahkan agenda tersebut begitu dilantik jadi pejabat definitif.

Apapun alasannya, pentingnya sektor Pendidikan di Kota Pekanbaru, ternyata kalah penting dari pembangunan infrastruktur jalan dan drainase di kota ini, sehingga untuk mengurus hal ini belum dibutuhkan pejabat definitif.

Pekanbaru 6 Novmber 2026
Yuki Chandra

Index
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan BIN Daerah Sumatera Barat
Pertamina Patra Niaga
Mau Dibawa Kemana Pendidikan di Kota Pekanbaru?
Mau Dibawa Kemana Pendidikan di Kota Pekanbaru?
Jumat, 6 November 2026 | 09:15:58 WIB
Komisaris Pertamina (Persero) Tinjau Keandalan Operasional dan Pelayanan BBM di Wilker Patra Niaga Sumbagut
DI USIA 57 TAHUN, AKU HANYA INGIN MENGUCAPKAN TERIMA KASIH
DI USIA 57 TAHUN, AKU HANYA INGIN MENGUCAPKAN TERIMA KASIH
Selasa, 3 November 2026 | 11:20:37 WIB
Jelang Libur Akhir Tahun, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Kesiapan Operasional AFT Sultan Iskandar Muda
Danlanud Roesmin Nurjadin Pastikan Tidak Ada Titik Api di Riau Pagi Ini
Patra Niaga Sumbagut Bangun Sinergi dengan Kodam Iskandar Muda untuk Jaga Keandalan Distribusi Energi
Patra Niaga Sumbagut Terima Kunjungan Gubernur Sumut, Perkuat Sinergi Kelancaran Distribusi BBM di Kepulauan Nias
Tingkatkan Pengawasan Pelayanan Energi kepada Masyarakat, Patra Niaga Sumbagut Perkuat Kolaborasi Bersama Polda Aceh
Snow Snow
Snow Snow


daerah
Selada Penggoda Dapur MBG, Cerita Kegigihan Jemari Sepuluh Perempuan Rejosari
JMSI Riau Akan Gelar UKW 4-6 November 2026, Buruan Daftar Tempat Terbatas
DPW BKPRMI Riau Serukan Kader di Daerah Bersiap Sambut Road to Kabupaten/Kota dan Musda
Jambore BKPRMI Riau 2026 Resmi Dibuka, Mengusung Visi Dari Masjid Menggerakkan Ekonomi Ummat
Index
Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Karimun, Patra Niaga Regional Sumbagut Telah Salurkan 25 Ribu Tabung Layak Edar Sepanjang 2026
Semua Tim Adalah Pemenang Pada Kompetisi Champions Soccer League 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dukung Penegakan Hukum dan Perkuat Pengawasan Takaran BBM di SPBU
Kawal Penyaluran Energi untuk Masyarakat Sumatera Utara, Patra Niaga Sumbagut Sinergi dengan Ombudsman  Sumut
Integrasi Penegakan Hukum dan Kawasan Tertib Sampah: Jawaban atas Sengkarut Sampah Pekanbaru
Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Latihan Penanganan Pasca Forced Down
Pastikan Riau Bebas Titik Api, Lanud Roesmin Nurjadin Intensifkan Patroli Udara Karhutla
CERI Desak Kejagung Telusuri Joseph Oetomo dan Sukanto Tanoto Dalam Korupsi Toba Pulp
Car Free Daya Ditiadakan, Pelaku UMKM Tetap Berjualan, Pemprov Riau Fasilitasi Warga Senam Saat Udara Tidak Sehat
Bioavtur Lima Persen Minyak Jelantah dari Kilang Putri Tujuh Bersiap Masuk Pasar Global
Politik
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda 
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau.
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau
Snow Snow
Snow Snow


ekonomi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Sinergi dengan BIN Daerah Sumatera Barat
Pertamina Patra Niaga
Komisaris Pertamina (Persero) Tinjau Keandalan Operasional dan Pelayanan BBM di Wilker Patra Niaga Sumbagut
Jelang Libur Akhir Tahun, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Kesiapan Operasional AFT Sultan Iskandar Muda
Hukum
CERI Desak Kejagung Telusuri Joseph Oetomo dan Sukanto Tanoto Dalam Korupsi Toba Pulp
Harapan LIRA Kepada Kapolda Riau, Jangan Jadikan Hukum Sebagai Alat Mempermalukan Rakyat Riau
Marwas: Suruh Aja Orang Agrinas Tu Panggil CV Tiga Bintang Sinergi
Ketika di Klarifikasi, Pimpinan BRI Yang Bersangkutan Justru Telah Dimutasi ke Wilayah Lain
Nasional
Danlanud Roesmin Nurjadin Pastikan Tidak Ada Titik Api di Riau Pagi Ini
Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Latihan Penanganan Pasca Forced Down
Pastikan Riau Bebas Titik Api, Lanud Roesmin Nurjadin Intensifkan Patroli Udara Karhutla
Car Free Daya Ditiadakan, Pelaku UMKM Tetap Berjualan, Pemprov Riau Fasilitasi Warga Senam Saat Udara Tidak Sehat

internasional
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin 
 16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata

Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB
olahraga
Semua Tim Adalah Pemenang Pada Kompetisi Champions Soccer League 2026
Batalkan Musorprov, KONI Pusat Perpanjang Masa Jabatan Pengurus KONI Riau hingga September 2026
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!!
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau

Popular
News Popular
Politik
Ekonomi
Hukum
Nasional
Daerah
Mau Dibawa Kemana Pendidikan di Kota Pekanbaru?
opini | Jumat, 6 November 2026 | 09:15:58 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Yuki Chandra

WALIKOTA Pekanbaru Agung Nugroho kembali melantik sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, Kamis (05/11/2026) bertempat di Aula Lantai VI Komplek Perkantoran Pemko Pekanbaru.

Dari delapan nama yang dilantik, terdapat nama Abdul Jamal yang dilantik sebagai pejabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, sebelumnya yang bersangkutan adalah Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan.

Selain itu, Walikota juga menunjuk Asisten II Sekdako Ingot AHmad Hutasuhut sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan, mengisi kekosongan yang ditinggalkan Hazli Fendriyanto yang kembali menjabat Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

Dikutip dari laman www.sekdako.pekanbaru.go.id Walikota Pekanbaru mengatakan pelantikan dilakukan  sebagai bagian dari upaya mendorong kinerja aparatur sipil negara agar semakin maksimal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

"Kita ingin kerja-kerja ini maksimal. Orang-orang yang siap ditempatkan ini bagi saya luar biasa," kata Agung.

Sejak menjabat Walikota Pekanbaru pada 20 Februari 2025, tercatat ada 4 nama yang ditunjuk Agung Nugroho untuk menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.

Pertama menunjuk Masykur Tarmizi hingga tahun Oktober tahun 2025, lalu Syafrian Tommy hingga awal tahun 2026, kemudian menunjuk Alex Kurniawan hingga pertengahan 2026, hingga Kembali ke Abdul Jamal hingga sekarang.

Meski Undang-Undang mengamanahkan perhatian yang demikian besar bagi Pendidikan melalui kebijakan anggaran, namun sepertinya hal ini tidak menjadi sesuatu yang penting bagi Agung Nugroho.

Ada beberapa asumsi yang menyebabkan sampai hari ini Wakikota Pekanbaru tak kunjung menentukan sosok yang akan memimpin gerbong Pendidikan di Kota Bertuah, dari pengamatan penulis.

Pertama, Agung Nugroho belum menemukan figure ASN yang benar-benar mampu menerjemahkan visi dan misi politiknya, dalam bentuk program yang nyata di institusi Pendidikan.

Hal ini terjawab dari sambutan pelantikan pejabat Eselon II oleh Agung Nugroho Kamis kemarin, artinya bahwa Dinas Pendidikan belum membutuhkan sumber daya yang luar biasa, karena tidak termasuk kerja maksimal. Sehingga Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bisa nyambi sebagai Pelaksana Tugas Dinas Pendidikan.

Demikian juga dengan Dinas Kesehatan, ternyata juga tidak termasuk sektor yang membutuhkan kerja maksimal dan person yang luar biasa, karena sudah ada Asisten II Sekdako yang bisa nyambi sebagai Kepala Dinas Kesehatan.

Namun tentunya terlalu sempit jika kondisi faktual tersebut disejajarkan dengan materi sambutan Walikota tersebut, dan terlalu ekstrim untuk disimpulkan.

Faktor kedua, diduga tak ada satupun ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang bersedia ditempatkan Walikota Pekanbaru untuk menjabat sebagai Kepala Dinas definitive di kedua sector penting tersebut.

Apakah karena tidak sanggup untuk menjalankan dinas sesuai dengan beban kerja dan Amanah yang diberikan Agung Nugroho, atau karena banyak dari para ASN yang telah memenuhi syarat menjabat Eselon II, menyadari keterbatasan dirinya.

Hal ini justru membuktikan, ternyata tak ada ASN di Pemerintah Kota Pekanbaru yang memiliki kemampuan luar biasa, sebagaimana diucapkan Walikota.

Faktor ketiga, dan sekaligus dugaan banyak pengamat, bahwa Agung Nugroho punya interes sendiri untuk menetapkan pajabat definitif di kedua dinas tersebut, terutama pejabat dinas Pendidikan.

Sebagaimana diketahui anggaran bagi kedua sektor ini merupakan prioritas dalam penganggarannya sesuai dengan amanah perundang-undangan. Artinya Agung Nugroho sebagai Walikota Pekanbaru memiliki agenda sendiri bagi Pendidikan di Kota Pekanbaru dan seseorang harus memiliki kemampuan untuk menterjemahkan agenda tersebut begitu dilantik jadi pejabat definitif.

Apapun alasannya, pentingnya sektor Pendidikan di Kota Pekanbaru, ternyata kalah penting dari pembangunan infrastruktur jalan dan drainase di kota ini, sehingga untuk mengurus hal ini belum dibutuhkan pejabat definitif.

Pekanbaru 6 Novmber 2026
Yuki Chandra

TERKINI
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melaksanakan audiensi dan.
Jumat, 6 November 2026 | 19:07:50 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui Aviation Fuel Terminal.
Jumat, 6 November 2026 | 11:04:26 WIB

Apapun alasannya, pentingnya sektor Pendidikan di Kota Pekanbaru, ternyata kalah penting dari.

Jumat, 6 November 2026 | 09:15:58 WIB
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menerima kunjungan Komisaris PT.
Selasa, 3 November 2026 | 17:28:44 WIB
HARI ini usiaku bertambah lagi,
Lima puluh tujuh tahun sudah perjalanan ini kulewati.
Rambut.
Selasa, 3 November 2026 | 11:20:37 WIB